Minggu, 04 September 2016
POSDAYA Selang 1
POSDAYA diartikan sebagai Pos Pemberdayaan Keluarga, Posdaya bukanlah lembaga baru yang didirikan diantara lembaga-lembaga kemasyarakatan yang selama ini ada. Posdaya cenderung pada pembangunan sinergi antar lembaga kemasyarakatan yang sudah ada, sekaligus pemberdayaan lemabga-lembaga tersebut agar menjadi lembaga yang lebih berkembang dan bermanfaat. Pembangunan masyarakat sejahtera yang selama ini berlangsung secara sektoral dan sporadis, dengan posdaya diharapkan menjadi lebih terarah, fokus, dan terpadu.
TUJUAN POSDAYA
Posdaya memiliki sasaran jauh ke depan, yaitu meningkatkan indeks pembangunan manusia (HDI) Indonesia dengan mengacu pada tujuan pembngunan milenium (MDGs), yang meliputi:
a. Pengurangan kemiskinan dan kelaparan
b. Pencapaian pendidikan dasar umum
c. Mempromosikan persamaan gender dan lebih memperkuat kaum perempuan.
d. Mengurangi kematian anak
e. Meningkatkan kesehatan ibu hamil
f. Memerangi HIV/AID, malarian dan penyakit menular lainnya
g. Memastikan kelangsungan lingkungan hidup
h. Mengembangkan kerjasama global untuk pembangunan.
SIAPA SAJA YANG TERLIBAT DALAM POSDAYA
1. Anggota keluarga
2. Pemimpin masyarakat
3. Aparat pemerintah
4. Organisasi sosial
5. Relawan masyarakat atau perguruan tinggi
Terpadu dalam kesamaan pandangan, sikap, dan tindakan diantara unsur-unsur tersebut, sehingga terjadi sinergi yang dianmis dan berkelanjutan.
Kesehatan
Kesehatan di dusun Selang 1 tercermin dalam program
posyandu balita yang dilaksanakan pada tanggal 2 setiap bulannya. Kegiatan
posyandu meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian
vitamin dan asupan gizi balita, serta pengadministrasian posyandu. Mahasiswa
KKN membantu dalam semua kegiatan tersebut dengan koordinasi dan pembagian
tugas. Posyandu dihadiri seorang petugas puskesmas setempat secara berkala untuk
mengecek jumlah balita dan memberikan vitamin gratis bagi balita.
Untuk meningkatkan
kesadaran akan kesehatan masyarakat dusun Selang 1, KKN UNY 2016 mengadakan
pengecekan kesehatan dasar gratis bagi lansia. Pengecekan hampir mirip seperti
posyandu namun diperuntukkan bagi lansia. Kegiatan ini meliputi penimbangan
berat badan, pengecekan tensi darah, serta kadar asam urat. Ada juga jalan
sehat bagi masyarakat umum yang diharapkan dapat meningkatkan kebugaran tubuh.
Jalan sehat dilaksanakan pada 28 Agustus 2016.
Kewirausahaan
Sebagian
besar warga padukuhan Selang 1 merupakan pedagang di pasar. Kebanyakan dagangan
yang dijual di pasar adalah kue-kue tradisional. Selain itu, banyak juga
warung-warung kecil yang berada di tengah dusun yang menjual kebutuhan
sehari-hari seperti sembako dan sayuran.
Mata
pencaharian sampingan bagi penduduk adalah beternak dan berkebun. Banyak warga
Selang 1 yang mempunyai ternak mulai dari unggas hingga kambing dan sapi.
Banyak pula warga yang mengandalkan kebun sebagai sumber penghasilan utama mereka.
Untuk meningkatkan perekonomian para peternak dusun
Selang 1, KKN UNY 2016 berinisiatif untuk mencetuskan sebuah kelompok ternak.
Karena peternak dusun Selang 1 masih belum mengerti cara membentuk kelompok
ternak, pada 24 Agustus 2016 diadakanlah pengarahan pembentukan kelompok ternak
yang dipandu Bapak Suratno dari Dinas Peternakan Kabupaten Gunung Kidul.
Setelah warga mendapat pengarahan dan keuntungan apa saja yang didapatkan,
warga semakin termotivasi untuk membentuk kelompok ternak. Teknis pembentukan
kelompok ternak selanjutnya diserahkan kepada Bapak Wahyono selaku PLH dusun
Selang 1. Hal ini dikarenakan KKN hanya sampai tanggal 31 Agustus 2016
sedangkan pembentukan kelompok akan disampaikan pada musyawarah dusun bulan
berikutnya.

















